Lalu menegaskan, dirinya tidak mempermasalahkan kehadiran mahasiswa dalam kunjungan kerja tersebut. Namun, ia menilai daya kritis mahasiswa harus tetap dipertahankan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.
"Sikap kritis mahasiswa tidak boleh dihentikan, itu menurut kami. Artinya mahasiswa juga memiliki pikiran terbuka, bisa melihat perkembangan dari program-program pemerintah yang akan dilaksanakan maupun yang sudah dilaksanakan," kata Lalu kepada wartawan, Jumat (19/6).
Expand article logo